Tingkatkan Kompetensi Tenaga Pendidik Disdikbud  Berangkatkan Guru PAUD Berkuliah

oleh -194 Dilihat
oleh

Keterangan foto : Kadisdikbud Kutim Mulyomo, pihaknya tingkatkan kualitas kompetensi guru PAUD dengan menguliahkan di perguruan tinggi

Detakborneopost.com, Kutai Timur –  Peningkatan dan kemajuan kualitas pendidikan usia dini kembali kepada skill dan kompetensi yang dimiliki pada masing – masing sumber daya manusia (SDM), dalam hal tersebut kalangan tenaga pendidiknya,

Hal ini disampaikan langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Mulyono saat diwawancarai media, Rabu (3/12] 2025

Untuk memotivasi dalam meningkatkan kompetensi para guru, Kadisdikbud menegaskan,
pihaknya telah menjalankan program khusus melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk mempercepat peningkatan kualifikasi guru PAUD di seluruh wilayah Kutim.

Dari penilaiannya masih banyak guru PAUD yang memiliki kemampuan mengajar baik, namun belum memenuhi kualifikasi akademik formal.

Untuk itu, sejak 2024 Disdikbud hingga memasuki tahun 2025 ini, melaksanakan program kuliah melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau, memanfaatkan pengalaman mengajar guru sebagai kredit akademik.

“Kami memprogramkan mulai tahun kemarin, bagi guru-guru PAUD yang belum S1, itu kami kuliahkan melalui program RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) jadi untuk S1, bisa diselesaikan dalam dua tahun,” terang  Mulyono.

Mulyono mengisahkan, seperti halnya di tahun 2024 misalnya  guru-guru PAUD sudah banyak yang dikuliahkan di UPI Bandung, sebanyak 177 orang. Tahun 2025 ini kami kuliahkan lagi 152 orang ke universitas Negeri Malang. Saat ini kesemuannya tengah melalui proses berkuliah.

“Semoga yang di UPI Bandung, Tahun depan sudah selesai dan menerapkan ilmunya kepada siswanya,” jelasnya.

Dia menambahkan peningkatan kualifikasi guru merupakan bagian dari strategi besar Disdikbud Kutim untuk meningkatkan mutu PAUD secara menyeluruh.

Dengan semakin banyak guru yang memiliki gelar sarjana, diharapkan pembelajaran PAUD menjadi lebih terarah, kreatif, dan sesuai dengan standar perkembangan anak.

Selain memberikan fasilitas pendidikan, Disdikbud Kutim juga terus mendorong pembinaan dan pelatihan lanjutan bagi para guru.
Mulyono menuturkan peningkatan kompetensi tidak berhenti pada perolehan ijazah, tetapi juga pada kemampuan mengembangkan pendekatan yang relevan di lapangan.
Dia menegaskan guru-guru yang sedang kuliah di UPI Bandung dan Universitas Negeri Malang merupakan investasi jangka panjang bagi Kutai Timur.

Ketika mereka kembali dan menerapkan ilmu yang didapat, kualitas pembelajaran di PAUD desa maupun kecamatan akan meningkat signifikan.
Dengan demikian, anak-anak di Kutai Timur mendapatkan fondasi pendidikan yang lebih kuat untuk jenjang berikutnya.(adv/Diskominfo Staper Kutim)