
Keterangan foto : Dana Silpa ADD, tahun 2024 dikebut pengerjaan pembangunanya di tahun 2025 ini.
Detakborneopost.com, Kutai Timur – Pembangunan turap di Jalan Antasari RT 021 Desa Sepaso Kecamatan Bengalon Kabupaten Kutai Timur (Kutim)
dilaksanakan sebagai upaya memperkuat struktur tepi jalan yang rawan mengalami erosi dan kerusakan, khususnya saat musim hujan. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu akses dan aktivitas masyarakat, sehingga diperlukan penanganan segera.
Kepala Desa Sepaso, saat dikonfirmasi, Sabtu (29/11) 2025 mengatakan, sebenarnya
kegiatan ini menggunakan dana SiLPA ADD Tahun 2024 sebagai bentuk pemanfaatan anggaran desa yang efektif dan tepat sasaran.
“Melalui pembangunan turap ini, Pemerintah Desa Sepaso berharap terciptanya infrastruktur jalan yang lebih aman, stabil, dan dapat mendukung kelancaran mobilitas warga di lingkungan RT 021,” terang Ruslan
Ruslan menegaskan pembangunan di Desa Sepaso terus dikerjakan.
“Pemerintah desa berusaha supaya setiap wilayah bisa merasakan manfaatnya dan akses masyarakat semakin mudah,” ucap Ruslan
Ruslan mengungkapkan, saat ini
i salah satu pekerjaan yang sedang berjalan adalah pembangunan jembatan beton di Gg. Tamrin RT.027/001. Dengan adanya jembatan beton yang lebih kuat, warga bisa lebih nyaman lewat dan kegiatan sehari-hari juga jadi lebih lancar,” bebernya.
Dirinya kembali menegaskan kegiatan pembangunan tersebut bersumber dari SILPA ADD Tahun Anggaran 2024.
“Secara keseluruhan, pembangunan ini merupakan bentuk kerja sama pemerintah desa dan masyarakat untuk membuat Desa Sepaso semakin maju dan nyaman ditinggali,” tandas Ruslan. (adv/Diskominfo Staper Kutim)
