Camat Muara Ancalong Intens Percepatan Peningkatan Pembangunan Infrastruktur

oleh -315 Dilihat
oleh

Keterangan foto : (ist) Camat Muara Ancalong Intens dorong percepatan peningkatan pembangunan di wilayah kerjanya

Detakborneopost.com, Kutai Timur – Terus berbenah,  Pemerintah Kecamatan Muara Ancalong  dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan penghubung yang selama ini kerap terputus akibat banjir.

Saat dihubungi, Sabtu (29/11) 2025, Camat Muara Ancalong, M. Harun Al Rasyid, menegaskan tengah  fokus utamanya di tahun ini  hingga melasuki tahun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Murni – 2026 terus mengawali pelaksanaan pembangunan infrastruktur. Untuk saat sekarang  adalah peninggian badan jalan sepanjang empat kilometer, mulai dari kilometer 1 hingga kilometer 4, yang menjadi akses vital warga antar desa.

Ia menjelaskan bahwa kondisi jalan tanah di wilayah tersebut sering kali tidak dapat dilalui ketika hujan deras mengguyur. ketinggian air membuat sebagian warga terpaksa menggunakan perahu atau ketinting untuk menyeberang.
“Setiap kali hujan deras, jalur utama tidak bisa dilalui. Warga sampai harus menggunakan perahu atau ketinting untuk menyeberang. Kami ingin memberikan solusi agar kondisi ini tidak terus berulang,” jelasnya 
Menurut Harun, peninggian badan jalan menjadi solusi permanen untuk menjaga aktivitas warga tetap berjalan meski debit air sungai meningkat. Hingga saat ini, sekitar tiga kilometer dari total empat kilometer telah dikerjakan, dengan sebagian besar badan jalan sudah ditimbun dan ditinggikan secara signifikan.

Namun demikian, proses pembangunan tidak berjalan tanpa hambatan. Cuaca ekstrem, keterbatasan alat berat, dan minimnya dump truck membuat beberapa tahap pekerjaan tertunda dan keluar dari jadwal awal.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, perusahaan sekitar, serta pemangku kepentingan lainnya berperan besar dalam mempercepat progres pembangunan.

“Dengan dukungan semua pihak, kami yakin perbaikan jalan ini bisa selesai tepat waktu. Hal ini penting agar warga tidak lagi terisolasi ketika banjir datang,” tutup Harun. (adv/Diskominfo Staper Kutim)