DLH Kutim Fokus  Penyelesaian Sawit Warga Terendam Tercemar Limbah Perusahaan

oleh -611 Dilihat
oleh

Keterangan foto : (ist) Tampak perwakilan warga Desa Tepian Langsat yang mengadukan lahan perkebunan sawit terendam lumpur dan tercemar limbah perusahaan

Detakborneopost.com, Kutai Timur – Sepekan kebelakang Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) baru saja dinasnya menerima puluhan perwakilan warga Desa Tepian Langsat Kecamatan Bengalon yang mengadukan adanya lahan sawit warga seluas 1 hektare itu terendam lumpur dari pembuatan jalan houling dan limbah perusahaan yang terjadi di wilayah desa tersebut

Tak berselang lama, DLH Kutim langsung membuktikan sikap responsifnya dalam membela kepentingan masyarakat Desa Tepian Langsat  dengan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi perkebunan sawit terendam lumpur yang dipicu akibat pembuatan jalan houling dan limbah perusahaan.

Sikap tegas DLH yang langsung simak rupanya menuai banyak pujian masyarakat di Desa Tepian Langsat yang langsung mengapresiasikan positif.

Menanggapi akan hal itu
Kepala Pengawas Lingkungan Hidup Kabupaten Kutai Timur, Zainudin mengatakan bahwa permasalahan ini harus menjadi perhatian khusus Pemkab Kutai Timur bagaimana penanganan yang akan dilakukan untuk mengatasinya.

“Kami langsung merespon surat aduan masuk dari pimrus Chakra Habibah binti ganna masalah limbah ini. Salah satunya kami membentuk tim pengawasan. Proses ini memerlukan sedikit waktu dan koordinasi dengan berbagai pihak,” jelasnya saat diwawancarai media online Detakborneopost.com, Jumat (28/11) 2025.

Kepala Pengawas Lingkungan Hidup Kabupaten Kutai Timur, berharap permasalahan dapat segera terselesaikan secara baik.

“Mudahan-mudahan bisa disegerakan, karena jika permasalahan tersebut tidak diselesaikan, masalah lumpur dari limbah perusahaan itu juga tidak terselesaikan. Jadi memang harus ada solusi untuk pembuangan air melalui penerusan saluran drainase,” terang Zainuddin.

Dihari yang sama.media Detakborneopost.com mendapatkan konfirmasi kembali dari salah satu fasilitator yang mewakili warga Tepian Langsat yakni, Habibah Binti Ganna yang menyampaikan bahwa dengan adanya kerjasama dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup sangat memudahkan untuk membantu masyarakat yang terdampak.

“Kami berterima kasih kepada DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kabupaten Kutai Timur karena langsung menjadwalkan survei lokasi ke kebun masyarakat,” ucap rasa terima kasihnya kepada DLH Kutim.(adv/Diskominfo Staper Kutim)