Polsek Muara Wahau Tanam Jagung, Dorong Program Pangan Nasional

oleh -17 Dilihat
oleh

DETAKBORNEOPOST.COM, Kutai Timur – Polsek Muara Wahau terus menunjukkan peran aktif dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan melaksanakan penanaman jagung pipil di lahan perkebunan Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng, Sabtu (28/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program penanaman jagung Kuartal I Tahun 2026 yang melibatkan sinergi antara kepolisian, pihak perusahaan, dan masyarakat. Penanaman dilakukan di lahan milik PT Kresna Duta Agroindo dan PT Tepian Nadenggan (Sinar Mas Group) dengan total luas mencapai 3 hektare.

Personel Polsek Muara Wahau bersama Polsek Kongbeng turun langsung ke lokasi, tidak hanya melakukan penanaman, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya ketahanan pangan serta menyosialisasikan program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden.

Adapun lahan yang digarap terbagi masing-masing 1,5 hektare sebagai kemitraan antara Polsek Muara Wahau dengan PT Tepian Nadenggan, serta 1,5 hektare lainnya antara Polsek Kongbeng dengan PT Kresna Duta Agroindo. Jagung yang ditanam merupakan jenis jagung hibrida (jagung pipil) dengan estimasi panen pada minggu pertama Agustus 2026.

Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari dukungan terhadap program strategis nasional.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program pemerintah, termasuk ketahanan pangan. Ini adalah bentuk nyata kontribusi kami untuk masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara kepolisian, perusahaan, dan masyarakat yang dinilai mampu memperkuat upaya mewujudkan swasembada pangan di daerah.

Meski dihadapkan pada tantangan faktor cuaca kemarau, kegiatan penanaman tetap berjalan dengan lancar. Diharapkan, hasil panen mendatang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap ketersediaan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kutai Timur.