
Keterangan foto: Ratusan murid di 13 TK/PAUD Kecamatan Teluk Pandan antusias ikuti manasik haji
Detakborneopost.com, Kutai Timur – Ratusan anak usia dini dari 13 sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kecamatan Teluk Pandan tampak antusias mengikuti kegiatan Manasik Haji Cilik.
Acara yang digagas oleh IGTKI Kecamatan Teluk Pandan ini bertujuan mengenalkan tahapan dan rangkaian ibadah haji kepada anak-anak sejak dini,kegiatan ini digelar di halaman TK Al Amin Muhammad Desa Suka Damai,kecamatan Teluk Pandan.
Para peserta manasik telah mengenakan pakaian ihram dari rumah masing-masing, sehingga setibanya di lokasi, mereka langsung siap untuk mengikuti simulasi ibadah haji.
Menurut Hasnidar Bunda PAUD Desa Suka Damai saat dikonfirmasi, Kamis (27/11) 2025 menegaskan kegiatan manasik ini Tujuannya diadakan manasik haji ini untuk anak-anak tentang pembelajaran haji itu sendiri.
Ia menambahkan, para guru juga mendoakan agar kelak anak-anak tersebut bisa menjadi generasi yang berguna bagi agama, bangsa, dan negara.
“Kemudian untuk guru-guru PAUD TK ini merupakan ajang silaturahmi bagi kita,” terangnya
Dirinya menjelaskan, rangkaian kegiatan manasik dimulai dengan simulasi ibadah wukuf.
“Anak-anak dikumpulkan di lapangan, yang disimulasikan sebagai Padang Arafah
Untuk bersama-sama membaca bacaan talbiyah dengan bimbingan para guru. Setelah simulasi wukuf, mereka bergerak menuju area yang disimulasikan sebagai Masjidil Haram untuk berwudhu dan melaksanakan salat Idul Adha dua rakaat yang dipandu oleh guru dari setiap sekolah,” beber Hasnidar
Hasnidar mengungkapkan, usai
i salat, keceriaan terpancar saat anak-anak berkesempatan berfoto bersama orang tua dan teman-teman mereka
“Tahap berikutnya adalah simulasi tawaf. Saat memulai tawaf mengelilingi “Ka’bah” simulasi, anak-anak diminta berdiri menghadap “Hajar Aswad” simulasi seraya mengangkat tangan sambil membaca doa tawaf.
Setelah selesai mengelilingi “Ka’bah”,” ucapnya
Dirinya menambahkan rangkaian Sa’i menjadi tahapan selanjutnya, yang disimulasikan dengan berlari-lari kecil dari “bukit Safa” ke “Marwah” sebanyak tujuh kali.
“Saat anak-anak berjalan menuju “Safa”, mereka diajak untuk membaca takbir dan tahlil.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan penuh kegembiraan, memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak dalam mengenal salah satu rukun Islam,” tandas Hasnidar. (adv/Diskominfo Staper Kutim)
